
Fandi mengira hidupnya telah sempurna saat bertemu sang Maharani. Namun dalam sekejap, akar spiritualnya dihancurkan. Saat ia hampir mati, justru kekuatan baru ditanamkan dalam dirinyaโkekuatan Qilin. Sejak itu, setiap sentuhan membuatnya semakin kuat. Namun saat kembali ke sekte, gurunya telah terbunuh. Tanpa pilihan, Fandi harus menjadi pemimpin. Dari seseorang yang dihancurkan, ia mulai bangkitโฆ dan menguasai segalanya.